Tampil Santai Tapi Tetap Bergaya Pakai Polo Shirt

Tampil Santai Tapi Tetap Bergaya Pakai Polo Shirt

Tampil Santai Tapi Tetap Bergaya Pakai Polo Shirt, Tidak bisa dipungkiri berada di negara tropis, jika bicara soal pakaian yang nyaman, pasti jawaban yang paling sering keluar adalah kaos atau polo shirt. pakaian klasik yang bisa selalu di padau padan ini memang pas untuk kegiatn sehari hari yang santai. polo shirt ini muncul dengan berbagai brand dan tipe yang bisa kamu pilih sesuai selera.

tapi hati hati, kalau salah memakai polo shirt bisa membuat kamu terlihat konyol atau cenderung cupu. berikut ini adalah tips bagaimana memakai polo shirt dengan bik, supaya kamu tetap stylish

Konveksi Kaos Polo

1. Perhatikan bagian belakang Kaos Polo

jenis polo shirt yang tradisional adalah memiliki bagian yang lebih panjang dibelakang. hal ini bertujuan agar saat baju dimasukkan dan kamu harus membungkuk, bagian bawah polo shirt tidak mudah keluar.
namun jika tidak sedang dimsukkan, astikan bagian belakang kaos polo tidak menutupi lebih dari setengah kantong belakang celana kamu ya.

Rekomendasi : Tips memilih bahan kaos polo terbaik

2. Panjang Kerah Kancing Kaos Polo

coba deh perhatikan bagian kancing kaos polo yang kamu punya. Tiap brand menawarkan jenis yang berbeda – beda. Ada yang memiliki 2 kancing rendah samapi ke bagian dada, bearti polo shirt tersebut wajib dikancingkan.
Namun ada yng memilikibagian kancing yang hanyasamapi sedikit baik jangan dibuka lebih dari dua untuk kesan lebih maskulin.

3. Perhatian Bagian Lengan

salah satu yang juga penting adalah memperhatikan bagian lingkar lengan polo shirt pilihanmu. mungkin semua terlihat sama, tapi ternyata ada yang berbeda, beberapa berbahan stretch ada yang bermotif, namun ada juga yang lurus dan polos. Pastikan kamu memakai yang sesuai dengan postur lenganmu. Jangan menggunakan yang terlalu ketat maupun terlalu longgar.

Tips untuk laki – laiki, untuk kesan menonjolkan otot kamu bisa menggunakan tipe polo shirt yang slim fit. Sedangkan untuk perempun, perhatikan juga kaos polo lengan panjangmu, pastikan tidak terlalu pnjang untuk tetap terlihat pas dan kasual

Rekomendasi : Kaos Polo Lengan Pendek

4. Gunakan Dengan Benar, Di Waktu Yang Tepat

konveksi kaos polo

Gunakan kaos polo dengan benar dan tepat penting untuk diingat! Salah satu aturan utama memakai polo shirt adalah jangan memakai kaos dalam atau singlet. Perlu diketahui, Polo shirt berfungsi untuk tampil casual dn santai. Kos dalam atau singlet akan membuat kamu terlihat lebih gemuk dan bgian kaos dalam yang sedikit muncul membuat penampilanmu kurang oke.

Tips Memilih Bahan Kaos Polo Terbaik, Kenali Dulu!

Tips Memilih Bahan Kaos Polo Terbaik, Kenali Dulu!

Kaos Polo memang salah satu fashion yang digunakan untuk berbagai acara, party maupun media promosi oleh setiap perusahaan, nah jika anda sedang ingin membuat baju dengan jumlah yang besar tentu anda perlu tau dulu mana bahan yang sangat cocok di cuaca anda maupun di lingkungan anda.

Jenis Kaos polo itu terbagi menjadi 2 ada kaos polo lengan pendek dan kaos polo lengan panjang, namun untuk harga memang relatif, semua itu tergantung pada kualitas bahan, disini lah anda akan mengenal lebih lengkap tentang bahan kaos polo

Mengenal Bahan Kaos Polo

Bahan – bahan yang digunakan kaos polo memiliki jenis yang berbeda – beda mulai dari tekture, kekuatan, kelembutan dan kenyamanan, biasaya yang digunakan untuk kaos polo terdiri beberapa item diataranya

  1. Kain lacoste
  2. Kain lacoste cotton
  3. Kain lacoste pique
  4. Kain lacoste polyester/PE
  5. Kain katun cotton
  6. Kain double cotton
  7. Kain TC ( Tereton Cotton)
  8. Kain CVC ( Cotton Viscose )
  9. Kain Viscose
  10. Kain Polyester PE

Jenis – Jenis Bahan Kain Kaos Polo Dan Sifatnya

Mungkin belum banyakan diantara kalian yang mengetahui jenis kain atau jenis bahan dasar kaos polo, meskipun hampir setiap hari anda memakainya. jenis – jenis dasar kaos pun, sering kali sulit membedakan bahan dasar kaos antara satu dengan yang lainnya.

Bahan Lacoste

sebenarnya lacoste adalah nama perusahaan asal perancis yang memproduksi pakaian dengan tekstur berpori tadi, Seiring dengan banyaknya penggunaan pakaian tersebut. masyarakat menjadikannya sebagai nama bahan untuk membuat baju kaos polo shirt. sebanding dengan kualitasnya, bahan ini memiliki harga yang paling tinggi

Bahan Lacoste Cotton

kain lacoste cotton adalah bahan yang memiliki permukaan yang tidak rata dan agak kasar dengan tekstur bahan berpori atau pola dengan bolong – bolong kecil berbentuk bulat, kotak atau berbentuk rajutan segitiga pada keuda sisi bahannya (luar dan dalam ). Jenis kain lacoste cotton merupakan bahan yang paling lazim dan bagus untuk pembuatan kaos polo shirt  jenis kain lacoste cotton seperti bahan katun lainnya. nyaman dipakai dan adem

Bahan Katun (Cotton)

kain katun adalah bahan yang sering menjadi andalan untuk membuat koas polo, namun terdapat 2 jenis kain katun yang banyak digunakan yaitu :

  1. katun combed
  2. katun carded

Karakteristik yang membedakan dari kedua jenis bahan katun ini adalah dari teknik pabrikasinya yang akna memperoleh hasil akhir yang berbeda. Bahan katun combed menggunakan teknik combing sehingga bahan ini dinamakan combed sedangkan katun carded menggunakan teknik carded maka dsebut carded

Kain katun combed memiliki bahan yang lebih halus dengan harga yang tinggi daripada katun carded dengan bahan yang agak kasar secara sepintas ketika kita memegang bahan katun carded terasa lebih tebal, sedangkan katun combed ketika dipakai lebih nyaman, adem dan halus

Bahan Double Cotton

kain double cotton adalah bahan yang lebih tebal dari katun combed 20s. bahan ini disebut juga sebagai bahan double nett/knit. bahan double cotton ini lebih nyaman dan jatuh (berat ke bawah) ketika dikenakan. akan tetapi kekurangan dari bahan double cotton ini adalah mudah untuk melar apalagi sering dicuci dan dipakai, apalagi jika sering tertarik. hal ini dikarenakan adanya udara pada lapisan kai nseperti layaknya spon

Karakteristik Bahan Katun

secara umum, karakteristik dari bahan kain katun yang berasal tanaman kapas ini adalah sebagai berikut

  • bahan terasa dingin dan sedikit kaku
  • menyerap keringat
  • pakaian/kain akan rusak bila direndam lebih dari 2 jam dalam deterjen
  • rentan terhadap jamur
  • kain katun tidak bisa terlalu lama didiamkan dalma keadaan basah

karena sifatnya yang nyaman ketika dipakai, maka terdapat kombinasi campuran yang menggunakan bahan katun ini

Bahan Kain TC

kain TC atau teteron cotton adalah bahan campuran antara cotton 35% dengan bahan polyester (teteron 65%). jenis kain TC masih dalam kategori katun namun kualitasnya dibawah bahan combed dan carded sebab merupakan bahan campuran. dibandingkan bahan katun maka bahan TC kurang bisa untuk menyerap keringat dan agak panas di badan serta memiliki tekstur lebih kasar. kelebihannya jenis bahan TC yaitu lebih tahan kusut dan tidak melar meskipun sudah dicuci berkali – kali

Bahan Kain CVC (Cotton VIscose)

Kain CVC atau Cotton viscose adalah campuran dari cotton combed 55% dan Viscose 45%. Kelebihan dari jenis kain CVC ini memiliki tingkat shrinkage ( susut pola) lebih kecil dari bahan katun. jenis bahan CVC ini juga bersifat
menyerap keringat

Bahan Kain Viscose

Kain viscose adalah bahan yang terbuat dari serata kayu (eucalyptus – sejenis pohon pinus ) jenis kain viscose merupakan bahan yang sering diguankan dalam pakaian pakaian model buasana pesta, casual, lingerie underwear, sampai jaket dikarenakan memiliki tektur halus dan licin serta lentur

Karakteristik

  • terasa lembut dan dingin di kulit
  • bahannya jatuh, tidak kaku dan warnanya mengkilat
  • menyerap keringat
  • bahan pakaian akan rusak apabila direndam dengan diterjen lebih dari 1 jam
  • bisa dicuci dan di dry clean

Bahan Polyester PE

Kain polyester atau PE adalah bahan yang terbuat dari serat sintetis atau buatan dari hasil minyak bumi untuk dibuat bahan berupa serat fiber poly dan juga digunakan untuk produk plastik berupa biji plastik. jeis kain polyester ini dikarenakan dari sifat bahan dasarnya yang terbuat dari butiran plastik, maka bahan ini tidak bisa menyerap keringat dan panas ketika dikenakan.

Karakteristik

  • noda minyak dan makan sulit dihilangkan dari bahan ini
  • polyester lebih kuat dan tahan direndam lebih dari 3 jam
  • sering dicampur bahan lain seperti viscose, line dan katun

Jika anda sudah mengenal bahan – bahan dari pembuatan baju tentu sekarang anda perlu mengetahui mana sih yang khusus kaos polo dan bahan terbaiknya seperti apa?

Bahan – Bahan Khusus Kaos Polo Berkualitas

 

Bahan dasar ini biasa digunakan sebagai bahan dasar dasar polo shirt. Karakteristik bahan dasar lacoste adalah berpori besarsehingga lebih cocok apabila di kombinasikan dengan bordir bukandgn sablon. Ada 2 tipe kain lacoste yang terkenal.

  • lacoste PE
  • Lacoste cotton ( lacoste pique).

Perbedaannya adalah dari sisi menyerap atau tidaknya terhadap keringat. Kelebihan dari lacoste cotton, selain dingin bahan dasarnya juga lebih lembut dibandingkan lacoste PE. Tipe lacoste yang paling bagus adalah Lacoste cotton/ lacoste Pique.

1. Lacoste Pique PE, CVC

Bahan dasar Cotton bahan dasar ini sangat baik untuk pembuatan kaos dikarenakan postur bahan dasar sangat halus dan lembut karena mengguinakan seratbenang catton namun kelemahan bahan dasar ini adalah serat catoonnya yang sangat menyerap air mengakibatkan kecenderungan menciut/ menysut bagi bahan dasar lacoste catton. Namun untuk bahan dasarlacoste pique cvc merupkan rekomendasi yang lebih baik dibandingkan bahan dasar lacoste pe mau pun cotton

2. Lacoste Cute

Lacoste Cute seratnya lebih kecil dari lacoste pique jenis bhn cvc dan cotton

3. Wafferserat

Wafferserat berbentuk seperti wafer terdapat dalam jenis bhn cvc dan cotton

Kelebihan Dan Kelemahan Kaos Polo

keunggulan model kaos berkerah adalah lebih trendi, kalem, penampilan lebih santai-formal untuk kegiatan–kegiatan bersifat formal di lapangan khusunya perusahaan, promosi ,event dinas, dan civitas akademika

Kelemahannya adalah hanya untuk proses pengerjaan agak lambat dan sangat baik dalampemesanan model kaos berkerah cukup waktu dalam pengerjaannya.