Mengenal Berbagai Jenis Bahan Kaos Polo

Apa Perlunya Seragam Untuk Sebuah Event?
October 19, 2017
Tips Berpakaian Keren dengan Kaos Polo Shirt
December 29, 2017

Mengenal Berbagai Jenis Bahan Kaos Polo

bahan kaos polo shirtKaos polo merupakan jenis kaos yang memiliki fungsi dinamis ketika dikenakan. Kaos ini dapat digunakan untuk bersantai maupun menghadiri acara formal. Anda pun sangat mudah untuk mengkombinasikan dengan berbagai bawahan seperti celana jeans maupun kain. Dengan demikian kaos ini dari segi fungsi sangatlah nyaman karena fleksibel. Lalu, bagaimana kenyamanan dari segi bahan kaos? Nah, berikut ini sekilas informasi mengenai berbagai jenis bahan kaos polo.

Jenis Bahan Kaos Polo

  1. Lacoste Cotton

Pada awalnya Lacoste Cotton adalah nama salah satu produsen pakaian asal Perancis. Namun, seiring dengan perkembangan zaman nama ini dikenal masyarakat sebagai jenis bahan polo shirt. Masyarakat juga sering menyebut jenis bahan ini dengan istilah Wangki. Jenis bahan ini secara spesifik memiliki tekstur pola bolong-bolong kecil. Pada umumnya Lacoste Cotton digunakan untuk membuat polo berkerah.

Bahan ini memiliki dua variasi, yaitu PE dan Pique. Jenis bahan kain PE memiliki ciri khas tipis dan sulit menyerap keringat. Sementara itu, jenis bahan kain Pique mengandung katun, tebal dan menyerap keringat.

  1. Cotton Combed

Jenis kain ini merupakan bahan dasar yang sering digunakan untuk pembuatan kaos polo distro. Cotton Combed memiliki dua jenis variasi, yaitu Cotton Combed dan Cotton Carded. Karakteristik bahan Cotton Combed lebih halus, nyaman, ringan, menyerap keringat. Sementara itu, Cotton Carded memiliki tekstur yang agak kasar, tebal, menyerap keringat sehingga nyaman.

Dikarenakan sifat dasarnya yang nyaman dipakai, maka terdapat dua kombinasi, yaitu TC (Teteron Cotton) dan CVC (Cotton Viscose). Karakteristik jenis bahan TC adalah kurang dapat menyerap keringat, panas dan kasar. Kelebihan bahan TC diantaranya lebih tahan kusut dan tidak melar. Kemudian, kelebihan bahan CVC tingkat susut polanya lebih kecil dan mampu menyerap keringat.

  1. Viscose

Bahan penyusun utama dari Viscose adalah serat kayu sejenis pohon pinus. Jenis bahan ini umum digunakan untuk pakaian busana pesta, casual wear, lingerie, underwear dan jaket. Karakteristik bahan ini, diantaranya adalah terasa lembut dan dingin di kulit.

Selanjutnya, bahannya jatuh, tidak kaku dan warnanya mengkilat. Kelebihan utama dari Viscose adalah mampu menyerap keringat. Namun, terdapat kelemahan dari bahan ini, dimana pakaian akan rusak apabila direndam dengan detergen selama lebih dari 1 jam. Oleh karena itu, pakaian ini disarankan untuk dicuci kering atau dry clean.

  1. Polyster dan PE

Jenis bahan kaos polo ini terbuat dari serat sintesis dan fiber poly. Nah, dikarenakan bahan dasar penyusunnya, maka tidak dapat menyerap keringat dan agak panas. Selain itu, noda minyak pada bahan ini juga sulit dihilangkan. Namun, kelebihan dari bahan polyster dan PE adalah tahan direndam selama tiga jam lebih.

Itulah empat bahan dasar umum untuk pembuatan kaos polo. Dengan informasi tersebut, semoga Anda dapat lebih cerdas dan selektif. Dengan demikian, Anda dapat mempertimbangkan kaos polo shirt jenis apa yang akan dibeli maupun dibuat.

Garmenesia senantiasa mengggunakan bahan kaos polo yang berkualitas untuk produk-produk kaos dan poloshirtnya. Silahkan hubungi Customer Service Garmenesia untuk konsultasi dan pemesanan produk kaos poloshirt.

Comments are closed.